Tampaknya akan percuma bagi Zanara jika menolak penawaran Gabriel. Pria itu mungkin hanya ingin menemani hingga dirinya tiba di Bursa dalam keadaan aman, begitu yang dikatakannya. Meski untuk sementara waktu Zanara tak bisa memastikan apakah ia nyaman dengan apa yang dilakukan Gabriel, tetapi dengan terpaksa ia menerima saja kebaikan hati pria itu. "Ehm, aku ... sebenarnya aku tidak tinggal di rumahku sendiri, Gabe," ucapnya, ragu. "Lantas?" "Aku tidak enak jika tidak menawarimu untuk mampir, tetapi kebetulan aku tinggal dan menumpang di rumah seseorang." Gabriel tampaknya bisa menebak siapa yang dimaksud oleh Zanara. Namun, ia sedang tak ingin memperdebatkan apa pun saat ini. Bukankah mereka sudah dekat untuk waktu yang tidak sebentar? Ia tak perlu takut bersaing dengan pria yang b

