Pembaca Novel

1064 Kata

Mia tidak ingin menemui sosok ini, tapi melihat bagaimana maniknya berkaca kaca seolah ingin meminta bantuan dari Mia. “Saya mau makan dulu. jangan ganggu saya sama anak saya,” ucapnya memberikan tanda kalau dirinya tidak ingin diganggu. “Oke, tapi aku mau kita ngobrol nanti.” Mia mengalihkan pandangannya, enggan beradu dengan sosok tersebut. bahkan ketika Liora bertanya, “Siapa, Ma?” “Temen lama yang gak pernah jadi temen.” “Hah? Gimana, Ma?” “Bukan apa apa,” ucap Mia memberikan kecupan di pipi sang anak. Mengalihkan perhatian dengan membelikan ice cream untuk Liora. Anak itu terlihat sangat senang sehingga lupa atas pertanyaan tersebut. Makan dengan tenang, sesekali Mia memeriksa ke samping dan mendapati Calisa yang memandangnya penuh dengan permohonan. Seolah ingin menyampaikan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN