Bab 36. Ancaman Aldo Tiada Akhir

1321 Kata

“Sebenarnya saya sudah tertarik dengan Ina sejak lama,” ucap Revan tenang, nadanya tetap rendah namun tak terbantahkan. Ina sontak membulatkan matanya. Jantungnya seperti dihentakkan dari tempatnya. Perkataannya… apakah itu bagian dari skenario yang telah ia rancang? Revan berbohong? Atau... apakah ini bagian dari cara Revan agar pernikahan mereka bisa berjalan lancar? Dia bahkan tidak tahu Revan akan berkata seperti itu, seolah sudah menyiapkan jawaban sedetail itu. “Tapi saya tahu Ina sudah memiliki kekasih,” lanjut Revan, sorot matanya tetap tertuju ke arah Irlan dan Isti. “Selama itu, saya menjaga jarak. Tapi ketika saya tahu Ina sudah putus dan tidak memiliki kekasih lagi, saya pikir ini adalah kesempatan saya.” Tanpa sadar, Ina menahan napasnya. Jantungnya berdetak sembarangan, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN