Bab 35. Revan Bertemu dengan Calon Mertua

1490 Kata

“Gimana caranya aku bilang ke Ibu sama Bapak kalau aku mau nikah sama Pak Revan? Mereka bakal marah nggak, ya?” tanya Ina pelan, setengah bergumam, namun cukup terdengar oleh dirinya sendiri. Jam pulang kantor akhirnya datang juga. Tapi bagi Ina, itu bukan pertanda lega. Justru sebaliknya, detik-detik menjelang pukul lima sore selalu menjadi waktu paling membuatnya resah akhir-akhir ini. Sejak ia menyetujui lamaran Revan—yang lebih mirip proposal kerja sama daripada ajakan pernikahan romantis—rutinitas pulang bersamanya menjadi bagian yang membingungkan. Aldo kadang masih suka menunggu di luar gedung, meskipun tidak selalu muncul. Sedangkan Revan hampir selalu singgah ke lantai divisinya. Bukan sekadar ajakan pulang bersama, tapi juga mampir ke Vanilla by SeleraKita. Menjadi rutinitas ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN