Bab 21. Ibu

1039 Kata

“Mas ndak mau tinggal dulu Dek. Soalnya Mas mau pulang dulu ke rumah dan nanti kalau kita udah nikah lagi. Baru tinggal serumah lagi.” Tangan Tejo mengusap pipi Danira lembut. Danira tertawa kecil mendengar apa yang dikatakan oleh Tejo barusan. Yang begitu lucu sekali dan membuat dirinya ingin sekali mencubit pipi lelaki itu sekarang. “Mas, kamu bisa aja. Ya udah, aku antar ke depan, ya, Mas.” Danira berdiri dari tempat duduknya. Merapikan pakaiannya kembali, dan menatap pada Tejo yang juga merapikan pakaiannya. Tejo memegang tangan Danira untuk keluar dari dalam rumah Danira. Danira membuka pintu rumah. Mata Danira melotot dan menatap pada orang yang ada di depannya sekarang menatapnya dengan Mas Tejo dengan tatapan tajam. “Ibu… Mas Dimas…” ucap Danira meringis pelan melihat kedua or

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN