"WOI QI, LO KENAPA?" teriak Jeki saat melihat Syauqi menyeruput meninumannya dengan rakus. "LO BERAPA HARI GAK MINUM?" lanjut Jeki, terasa ngeri melihat Syauqi yang tidak seperti biasa. Pandangan mata pria itu tajam bak pisau yang siap menikam mangsanya. Dadanya entah kenapa mendadak bergemuruh saat membayangkan Wildan yang menghampiri Bella. Terasa panas, namun bukan api. "Nahan cemburu?" bisik Galang yang duduk sebelah Syauqi. Syauqi berdecih pelan. "Gaklah!" elaknya. "Gak biasa lo minum kayak gini, muka lo kesel banget!" celetuk Lano, memperhatikan wajah Syauqi yang terlihat menahan amarah atau menahan cemburu. Lagi, Syauqi kembali menancapkan sendok garfu pada bakso dengan kuat, berkali-kali ia menancapkan garfu tersebut. Ketika ia melihat Bella di lapangan sedang memberi pengara

