Rasa sakit dan perih seolah menusuk menembus langsung ke tulang punggung digabungkan dengan rasa yang ngilu , butiran air mata yang mnyeruak keluar mengalir melewati pelipis , jemari yang terus menerus mengcekram kain sprei meremasnya bahkan tidak mampu mengurangi rasa perih saat sesuatu mencoba menerobos masuk , Mikaila menggigit bibirnya dengan sekuat tenaga sampai terlihat kemerahan, Fahri yang melihatnya expresi itu dilema apakah harus melanjutkannya tapi ada gejolak gairah yang tak bisa ia bendung , sensasi ini begitu membuatnya kalut kenikmatan yang sedikit sulit untuk di capai. "Ahhh.. haahh.. mass sakit banget.." mika mengigit bibirnya seolah sedang menahan rasa itu. "Iya awalnya saja yang akan sakit , nanti kamu pasti akan menyukainya . aku akan paksa sedikit ya" ujarnya sambil

