takk..taakk... dentingan sendok besi yang berbenturan dengan piring keramik menjadi pengisi di keheningan pagi ini, mika hanya fokus menyantap makanan di hadapanya begitu juga dengan fahri yang sama-sama saling bungkam tidak ada percakapan panjang di antara mereka. huukk..uhhuukk... fahri menjatuhkan sendoknya ketika sesuatu mengganggu area tenggorokanya. Mika dengan tergesa-gesa menuangkan air putih di mug milik suami, ia bergegas memberikan minumannya sembari mengelus-elus punggung sang suami, sedakan yg di alami fahri mereda , Fahri diam mengingat dirinya yang sedari tadi ingin mencari bahan obrolan dengan istrinya yang sedari tadi kikuk dan seolah malu-malu bahkan fahri juga menyadari bahwasanya mika curi-curi pandang terhadapnya. "Ayo lanjut sarapanya!" suara lembut itu membuat mika

