“Kau sudah pulang?” Dong Sun menjatuhkan tubuhnya di sofa, Amma datang dari arah dapur dengan semangkuk salad buah kesukaan putra tunggalnya. Meletakan mangkuk itu di meja, Amma mengelus rambut putra kesayangannya dengan lembut dan penuh kasih sayang. “Kau sudah bertemu dengan mereka?” tanya Amma dengan suara lembut. Dong Sun menoleh, netra nya menatap wajah wanita berusia empat puluh tiga tahun yang empat tahun lalu menemukannya dan mengadopsinya. Amma Lee memiringkan wajah, menatap raut gelisah yang jelas sekali di wajah Dong Sun. "Apa yang terjadi? Kau belum memberitahu mereka tentang alasan yang sebenarnya? Atau malah kau belum bertemu dengan mereka?” Dong Sun mengalihkan tatapannya, tapi tak sampai sedetik, Amma Lee memegang wajah Dong Sun untuk dihadapkan padanya. “Sampai kapan ka

