Sinar yang muncul dari dalam cermin membuat mata mereka silau, tak lama terdengar suara seperti senapan otomatis. Zap! Zap! Zap! Zap! Pendaratan yang lumayan sempurna mereka lakukan, empat orang muncul secara bergantian dari dalam. Tak lama sinar cermin itu meredup, "Wow! Luar biasa!" komentar salah satu dari mereka yang baru saja keluar dari dalam. Netra nya menyapu untuk melihat wajah-wajah cengo teman-temannya yang tengah menatap dirinya dengan datar sekaligus kaget. "Hei, kalian tidak ingin menyambut kedatanganku?" celetuk pemuda yang saat ini memakai celana jeans itu seraya merentangkan kedua tangannya. "Singkirkan tanganmu dari depan wajahku, sialan!" salah satu dari mereka segera menepisnya membuat pemuda yang bersemangat tadi mengerucutkan bibirnya kesal. Se Jun menatap

