Satria dan Rio sudah sampai di gubuk yang dimaksud oleh Randy di telepon tadi. Mereka menatap sekeliling, sekitar gubuk itu tampak sepi, bahkan tak ada seorangpun yang melewati jalan itu. Mungkin karena habis hujan, makanya sekitar danau terlihat sepi. Itu yang Rio dan Satria pikir. “Sat, lo ketuk deh.” Mereka sudah berdiri di depan pintu gubuk itu. “Io, kalau suasana sepi gini, mana udara dingin gini. Kira-kira apa yang Randy sama Rayana lakukan di dalam ya? apa Randy ngajak Rayana main sarang-sarangan? Apalagi tadi lo bilang kalau pakaian mereka basah kuyup.” “Ck, kenapa lo malah mikirin itu? lo kan tau gimana Rayana. Mana mungkin dia mau diajak main sarang-sarangan sama Randy.” “Siapa tau, karena gue yakin, Randy gak akan bisa tahan saat melihat lekuk tubuh Rayana dengan pakaian ba

