“Lepas, Ris!” Randy menyingkirkan tangan Riska dari lengan nya dengan kasar. “Randy, jangan kasar gitu sama cewek! Mama gak suka kamu main kasar kayak gitu!” Mila berbicara dengan nada yang sedikit keras. “Ck, belain aja terus! Yang anak Mama itu aku apa Riska sih! Kenapa aku selalu salah di mata Mama, sementara Riska gak!” kesal Randy lalu melangkah pergi begitu saja. Mila menghela nafas panjang, ia lalu menyentuh lengan Riska yang tampak memerah karena ulah Randy tadi. “Ris, maafin Randy ya, Tante juga minta maaf sama kamu, atas sikap Randy tadi.” “Gak apa kok, Tan. Aku cinta sama Randy, jadi aku ngerti kok,” ucap Riska dengan menepiskan senyumannya. Rayana hanya diam, ia sebenarnya ingin menyusul Randy, tapi tak enak dengan mamanya Randy. Ia juga tak ingin sampai mamanya Randy men

