Setelah memastikan Rayana tidur pulas, Randy keluar dari kamar itu. Ia akan membuat perhitungan dengan Riska, bisa-bisanya mantan kekasihnya itu ingin menjebaknya dengan cara licik. “Sat, apa Riska sudah pulang?” Ini sudah jam sembilan malam, Riska pasti sudah pulang. “Baru aja, dia langsung masuk kamar tadi,” sahut Satria tanpa mengalihkan tatapannya dari benda pipih yang ada di tangannya. Entah dia sedang berbalas pesan dengan siapa. Rio dan Satria melihat Randy yang langsung menuju arah tangga. “Sat, gue yakin, Randy mau buat perhitungan sama Riska.” “Gawat dong, gimana kalau mereka bertengkar? Lebih baik kita ikuti Randy.” Satria langsung beranjak dari duduknya. “Biarin aja, biarkan sekali-kali Randy ngasih perhitungan sama Riska,” ucap Rio sambil menarik tangan Satria saat ingi

