Aku terbangun dari tidurku setelah semalam mengalami insomnia. Kebiasaan lama yang kini kembali aku alami setelah berjauhan dengan Mas Abi. Ya, di usia kandunganku yang memasuki ke sembilan bulan ini aku memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuaku. Bukan karena ada masalah atau hal buruk yang terjadi di keluarga kami, namun ini murni dari keinginanku untuk melahirkan di tengah-tengah keluarga dari pihakku. Karena aku sedang hamil besar kini aku menempati kamar di lantai bawah, sedangkan kamarku digunakan Rumi dan Suster Mila yang juga ikut pindah denganku. Tak mudah sesungguhnya untuk meminta izin Om Sam, namun bagaimana lagi Om Sam pun akhirnya menyetujui dan rela berpisah jarak jauh dengan Rumi karena Rumi tidak bisa dipisahkan jauh - jauh dariku. "Kok sepi pada kemana, Dek? Rumi juga

