Hari minggu kali ini aku sengaja bangun lebih pagi. Efek tidur lebih cepat, sehingga subuh tadi aku sudah merasa segar. Untungnya semalam anak-anak juga tidak mengajak begadang, walaupun sempat terbangun beberapa kali untuk menyusui Reyhan, namun rasanya hari ini aku lebih baik dari kemarin. Secara fisik, bukan batin. Telur rebus untuk Mas Abi dan sarapan Narumi sudah siap. Kini aku tinggal mencari keberadaan mereka yang sejak pagi tadi sudah menghilang dari hadapanku. Dihari libur seperti ini menjadi momen untuk Mas Abi belajar mengenal anak-anak, tentu tanpa arahan dariku. Mungkin hari ini anak-anak akan bersama papanya sepanjang hari. Seperti hari libur biasanya. "Secepatnya kabari saya, Ta. Untuk tagihan nanti kirimkan ke saya, akan saya transfer." Ta? Siapa? Aku mengintip dari jen

