Memantau

1302 Kata

Pagi-pagi, suasana rumah mewah Bram terpantau sibuk sekali, karena Berlin yang belum menyelesaikan tugas sekolahnya merengek takut dimarahi gurunya, gara-gara ketiduran kemarin, dan Violeta yang malah ke rumah sakit untuk periksa kandungan. Akhirnya, jadilah tugas sekolah Berlin terlupakan, bahkan Violeta pun lupa memberitahu asisten khususnya untuk membantu menyelesaikan tugas anak itu. Berlin panik, dia takut sekali ditegur oleh gurunya dan dianggap tidak disiplin karena tidak mampu menyelesaikan tugas. Dan pada akhirnya, Berlin menangis padahal tugas membuat miniatur itu sudah hampir rampung karena dikerjakan ramai-ramai oleh Violeta serta para asisten. Akan tetapi, hal itu tak membuat Berlin berhenti menangis, anak itu bahkan meraung-raung membuat Bram merasa bingung harus bagaimana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN