Kemarahan Bram

1400 Kata

Violeta menatap Bram yang baru saja keluar dari mobil bersama Lina. Pria itu sedang marah padanya karena telah menjemput Berlin menggunakan motor, sedangkan Lina menatapnya dengan remeh. Tatapannya nanar melihat sang suami yang keluar dari mobil bersama sekretarisnya. Dia sangat yakin jika Bram dan Lina memiliki hubungan khusus, bukan hanya sekadar hubungan antara bos dan sekretaris. 'Dasar lelaki egois! Giliran aku aja yang jalan bareng Jerry, dia pasti gak terima. Tapi dia sendiri jalan bareng si Lina itu. Yeah ... aku tau sih, kalau statusku cuma istri kontrak aja.' Violeta berkata di dalam hati. “Asal kamu tau, Vio. Kalau Berlin seumur hidupnya gak pernah naik motor, gak pernah kubawa naik motor. Karna aku sangat menjaganya.” Bram mengambil alih Berlin dengan paksa. “Aku gak mau dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN