Getir

1367 Kata

Pesawat yang membawa Haris mendarat di Jakarta menjelang senja. Langit berwarna jingga pucat ketika dia melangkah keluar dari terminal kedatangan. Udara Indonesia terasa berbeda, lebih lembap, lebih akrab, lebih... personal. Dia tidak memberi tahu siapa pun tentang kepulangannya yang dia lakukan lebih awal. Tidak pada rekan sejawat. Tidak pada media. Bahkan tidak pada Syafira sang istri. Dia ingin pulang sebagai suami. Bukan sebagai dokter ternama yang baru saja menyelesaikan rangkaian presentasi internasional. Bahkan mobil yang menjemputnya juga bukan mobil pribadi miliknya, itu adalah mobil yang dia pesan. Dia ingin melihat keadaan jika tidak ada dirinya. Dia duduk dengan tenang di saat mobil melaju pelan menuju rumah. Sepanjang perjalanan, Haris memandangi jalanan kota yang tak perna

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN