45. TTAS

1945 Kata

Dengan penuh kebahagiaan Genta dan Syfa menunggu si kembar di depan pintu gerbang sekolah. Mereka sungguh tidak bisa lagi menahan kerinduan dan kebahagiaan mereka pada anak-anak mereka. Dan tak lama kemudian anak-anak sekolah pun mulai keluar dari sekolah. Tapi Syfa dan Genta belum melihat Zaf dan Zia. “ Mas kenapa Zaf sama Zia ngga keluar-keluar sih mas, kenapa mereka lama banget. Syfa ingin sekali bertemu dengan mereka mas.” Ucap Syfa yang terlihat sangat gusar. “ Aku juga ngga tahu, apa sebaiknya kita masuk kedalam aja. Siapa tahu mereka nunggu jemputannya di dalam.” Ajak Genta. “ Mungkin sebaiknya begitu mas.” Jawab Syfa Kemudian mereka berdua pun masuk kedalam sekolah. Dan benar seperti dugaan Genta bahwa kedua anaknya menunggu jemputan di dalam sekolah. Langkah Syfa dan Genta pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN