47. TTAS

1999 Kata

Selesai makan malam, Syfa mengajak anak-anak untuk tidur. Rasa rindu sekaligus rasa bersalahnya pada si kembar masih begitu besar dia rasakan. Namun sebenarnya dirinya sangat tidak nyaman berada dalam satu rumah dengan mantan suaminya, apalagi mereka dulunya memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan ketika perpisahan mereka terjadi. TOK… TOK… TOK! “ Masuk.” Ujar Syfa yang sedang menidurkan si kembar. Setelah mendapatkan izin, Genta pun masuk kedalam kamar anak-anaknya. Si kembar pun langsung bangun ketika melihat kehadiran papanya. “ Papa…” Panggil mereka. “ Kok kalian belum tidur, papa kira kalian udah tidur dari tadi.” “ Kita ngga bisa tidur.” Jawab Zaf. “ Kenapa.” “ Kita takut mama pergi lagi.” Ucap Zia sambil memeluk mamanya dengan sangat erat. Sedangkan Genta dan Syfa langs

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN