EXTRA PART 2

1382 Kata

Sesuai yang dijanjikan Papi pada Mama, setelah ia selesai mempersiapkan Pibi untuk meneruskan kerajaan bisnis keluarga Hugo, Papi dan Mama pindah ke kota lain. Mereka lebih menyukai kehidupan tenang di kota yang kecil. Saat perpisahan tiba, gue terus mencucurkan airmata sambil memeluk Mama dengan manja. “Tidak bisakah Mama selalu mendampingi Bianca selamanya?” pinta gue dengan bibir mencebik. “Dih, anak Mama. Sudah mau jadi ibu, kenapa masih kolokan begini?” goda Mama sambil menowel pipi gue yang semakin gembul. Yup, sekarang gue sedang hamil. Jalan enam bulan. Saat terjadi kesalahpahaman dengan Kakek Hugo dan Papi beberapa bulan yang lalu, ternyata gue memang betul-betul telah hamil muda. Tapi gue tak sadar. Padahal, ketika itu Pibi mengalami gejala seperti orang hamil. Ia mual

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN