Pagi yang cerah membuat Willy semangat menjalani hari, rasa sakit pada perutnya pun mulai berkurang. Begitu pun Sean dan Seano, si kembar yang kini tengah siap dengan seragamnya hanya tinggal menunggu Willy saja. Jadwal mengantar Willy hari ini adalah Sean. Karena itu, Willy telah siap dengan celana panjang agar memudahkannya menaiki motor kesayangan sang kakak. "Ayo kak." Ajak Willy membuat si kembar menatap ke arah adiknya. Dengan senyum, Sean menyambut Willy. "Ayo." "Abang hati-hati ya bawa mobilnya." "Siap Princess." Kecupan Seano labuhkan pada pucuk kepala Willy membuat gadis itu tersenyum memperlihatkan gigi putihnya. Sean membantu Willy menaiki motor sport miliknya. Bahu yang tegap dengan tangan yang ia siapkan untuk menjadi pegangan Willy membuat gadis itu pun akhirnya na

