Sean kini tengah duduk di sebelah Seano yang sedang mengemudikan mobilnya dengan santai. Sunyi. Itulah yang menggambarkan suasana kali ini. "Bang." Panggilnya yang hanya di balas deheman oleh Seano. "Kayaknya ada yang aneh deh." Seano menatap Sean sekilas, namun kemudian ia menatap ke arah jalanan lagi. "Ada apa?" "Itu, tadi cowok yang kita bantu... kayaknya ada sesuatu yang gak beres deh dari dia." "Udah di selidiki?" Tanya nya dengan pandangan menyelidik. "Belum bang, tapi nanti kakak coba lebih deket lagi aja." "Hati-hati kak, jangan sungkan minta tolong sama abang." "Iya bang, kakak gak akan bertindak gegabah lagi." "Memangnya apa yang bikin kakak curiga sama tuh anak?" "Sekilas, kakak liat dia chat dengan yang namanya Yona." "Yona? Musuh kamu itu?" "Hm... Entahlah, t

