Kembali Sekolah

1002 Kata

Setelah keluar dari cafe, Sean dan Seano tak kuasa lagi menahan tawanya. Mereka tertawa terbahak-bahak karena perempuan yang menurutnya sangat konyol itu. Willy yang tak mengerti akan apa yang kedua kakaknya tertawakan pun hanya menggaruk kepalanya yang tak terasa gatal. "Kakak sama abang kenapa ketawa?" "Hah? Ahh... gapapa sayang." Ucap Sean seraya mempoutkan pipinya menahan tawa membuat Willy tak percaya akan ucapan sang kakak. Ia memiringkan kepalanya menatap intens pada Sean. "Bohong. Kasih tau Ily dong, Ily kan pengen ketawa juga." "Hmm... gapapa sayang, lebih baik sekarang kita pulang aja ya." "Ihhh... kok gitu sih? Ily juga kan pengen tau." "Ssttt... udah, kamu jangan terlalu kepo, nanti otak kamu rusak kalau ingat-ingat lagi. Rusak karena ngingat cewek gatel itu lagi." Ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN