Bab 48. Cerita kelam Silvi

1034 Kata

Bab 48 Trapped in Love Tak berselang lama, mereka akhirnya sampai di rumah Jeni. Rumah yang sederhana tetap seperti dulu bentukan dan penampilannya. Tak ada yang berubah satu pun. “Jen, kenapa uangmu tak kau gunakan untuk membangun rumah?” tanya Silvi saat mereka sampai dan berjalan masuk ke dalam rumah. “Nanti saja, Sil. Orang tuaku tahunya aku kerja di warung makan, ya nggak mungkin dengan waktu yang cepat aku lakukan itu. Orang tuaku bisa curiga nanti. Mungkin, nextlah tetap aku perbaiki rumahku dan untuk sementara ini biar seperti ini dulu,” jawab Jeni. Rumah Jeni terlihat begitu sepi. Papanya bekerja sebagai tukang becak, sedangkan mamanya sebagai penjual sayur keliling. Jeni anak pertama dari dua bersaudara. Sedangkan adiknya ikut kakeknya di kampung, sebab biaya hidup yang semak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN