Bab 41 Trapped in Love Sedangkan Vanesa yang sedang mengemudikan mobilnya, entah kenapa hanya merasa bersalah dengan Pak Feri. Yang salah anaknya, tapi Papanya mendapatkan imbasnya juga. “Pa, apa nggak bisa dipikirkan lagi soal kerjasama itu. Kasihan Pak Feri yang harus menanggung kesalahan anaknya, padahal beliau juga mencoba meminta maaf,” ujar Vanesa. Dia mencoba membujuknya, sebagai rasa hormat dia dengan mantas atasannya itu. “Nggak, Van. Keputusan Papa sudah bulat, tak bisa diganggu gugat. Anggap saja ini pembelajaran untuk dia dan anaknya agar lebih menghargai orang lai. Dia kira orang yang kerja di sana apa semena-mena lebih rendak dari dia? Nggak begitu konsepnya, Van.” Papa Vanesa sudah terlanjur emosi, apalagi melihat dengan mata kepalanya sendiri, bagaimana dnegan entengnya

