Bab 36 - Perebutan

2367 Kata

    Semesta, Samudra, dan Layung berlari sekuat tenaga menuju tempat Indu berada. Mereka tak boleh sampai kalah cepat dalam perburuan melawan Jalada. Bila Indu juga sampai ditemukan lebih dulu oleh Jalada, maka kebangkitan Matahani tak bisa terelakan lagi. “Kita hampir sampai!” kata Samudra yang berlari paling depan. Mereka mempercepat langkah mereka dan akhirnya tiba di tempat yang ada dalam benak mereka. Sebuah pohon besar nan rimbun di tengah tanah lapang yang rumputnya hijau dan rapi. Seperti bukan bagian dari hutan belantara yang dari tadi mereka jelajahi. “Indu!” teriak Semesta. Sayangnya tempat itu kosong. Ia mengelilingi pohon itu tapi tak terlihat ada orang sama sekali di sekitar sana. “Dimana dia? Seharusnya dia berbaring di bawah pohon ini, kan?” tanya Layung. “Jangan-jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN