Drrrtt....Drrtttt... Nada salah satu aplikasi media sosial di ponselnya membuat Amadea melirik benda persegi panjang di samping kanannya, sebagian tertutup oleh kertas hasil mesin faksimile namun nama yang tertera di layar masih terlihat. Mendengus sesaat, Amadea segera membalikkan ponselnya tidak menyangka Thatha masih memikirkan pembicaraannya di telepon beberapa saat lalu. Mommy ♥ Daddy Akill [Kamu serius jatuh cinta sama anak kecil?] [Takutnya nggak normal,] [Pantas nggak mau nikah,] [Ayo aku antar ke psikiater yang kebetulan teman Gritsha.] Itu adalah sebagian pesan yang sempat Amadea baca di layar ponselnya, entah apa lagi yang Thatha kirim pasalnya bunyi pesan masih terdengar dan kali ini bertubrukan, mungkin karena pesan yang masuk banyak di saat bersamaan.

