Kabar buruk tidak begitu buruk -Sad Satya Sri Sena- Pagi menjelang siang ini seluruh siswa kelas sepuluh di kumpulkan di halaman parkir sekolah. Entah ada hal penting apa yang akan di sampaikan. Semua teman seangkatanku tidak ada yang tahu. Wajah kebingungan menghias setiap sisi halaman parkir. Berbeda dengan kami para siswa kelas sepuluh yang kebingungan. Para senior dari OSIS menyunggingkan senyum yang begitu bahagia, begitu lega. Ada apa ini sebenarnya? "Selamat Pagi," sapa dari sumber suara di tengah-tengah halaman parkir. Suara yang sudah tidak asing lagi, suara yang beberapa malam ini membuka dengan salam lalu menutup dengan salam. Suara yang menelponku maksudnya. Iya, Kak Yudha. Ketua OSIS di sekolahku, laki-laki yang membuatku jatuh cinta. Bahkan sedikit melupakan masalah-masal

