10. Alexis

1181 Kata

   Alex membanting pintu kamar hotel nomor 33 tepat di depan wajah Ayana yang masih tidak menyerah memburunya demi untuk meminta penjelasan tentang kejadian tadi malam di kamarnya, bahkan di atas tempat tidurnya.  Kenapa aku di ranjangnya hanya dengan pakaian dalam...    ... GHB, apa benar aku...    Dengan lemas Aya kembali ke kamarnya. Berusaha sendiri untuk mengingat apa yang telah terjadi. Memaksa mengingat sesuatu sementara memorinya seperti telah terpotong, membuat kepalanya terasa terpecah belah.     Aya meraih ponselnya, hanya ada satu orang yang ia andalkan dalam keadaan terburuk. Menelepon pengacara sekaligus sahabatnya, Yeslyn Wangsadinata. Seorang gadis cantik yang usianya sama seperti usia Ayana, berdarah campuran Jawa dan Tionghoa. Mereka bisa dikatakan tumbuh bersama kare

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN