Jalan pemikiran Rangga yang sangat bodoh menurut Jeslin, kenapa dia bisa berpikir mempunyai anak hanya demi perusahaan. Jeslin mengingat jelas dulu sangat bahagia Anggun menjadi menantunya, berharap akan ada cinta tapi mungkin semua terlalu cepat untuk Anggun dan Rangga. Jeslin sangat kecewa karena Anggun juga tidak mempermasalahkan Rangga dengan wanita lain. Anggun sama sekali tidak terusik akan hal itu, belum ada cinta atau mungkinkah tidak akan ada cinta dalam hati nya untuk Rangga. Jeslin dan Anggun masih duduk di meja makan bersama dengan Jeslin. Anggun sedang makan menikmati makanan yang dibawa Jeslin, Anggun tampak biasa saja dengan kelakuan Rangga,dia tetap asyik menikmati makanan nya "Anggun, kamu ikut ke rumah mama" Jeslin tidak tega meninggalkan Anggun sendirian di apartemen

