Suasana hati Anggun sangat senang pagi ini,tidak ada Rangga yang akan di lihat nya ketika dia bangun pagi. "Andaikan tiap hari begini, pasti senang banget" Anggun mengangkat tangannya untuk meregangkan tubuhnya yang baru bangun. Anggun masih berputar putar di atas tempat tidur, hari ini juga cafe buka jam 10 jadi dia masih bisa bermalas-malasan sejenak. Anggun yang akan mulai tertidur lagi mendengar suara bel apartemen. "Nggak mungkin mas Rangga,kan dia ada card khusus untuk masuk" Anggun lega itu bukan Rangga "Siapa ya pagi pagi gini" Anggun berdiri, keluar dari kamarnya untuk membuka pintu apartemen "Mas Rangga" terdengar suara jelita memanggil nama Rangga "Itukan suaranya jelita" Anggun segera membuka pintu,dia melihat ada Jelita dan Jeslin yang ada di depan pintu "Mbak anggun"

