Pagi sekali Elvan sudah bangun dan membereskan tempat tidurnya. Vivian yang saat itu akan membangunkan Elvan malah terkesan dengan perilaku anaknya yang mulai berubah. “Pagi mom.” “Pagi, apa semuanya sudah kau siapkan.” “Hm, mom tolong buatkan aku makanan, mau aku bawa untuk Grasia.” “Sabrina, jadi nama gadis itu Grasia. Apa makanan yang dia suka?” “Ntah lah yang aku tau dia sering melewatkan makan siang di sekolah dan sibuk dengan tugas sekolahnya.” “Baiklah mom akan buatkan makanan spesial untuk Grasia.” 30 menit berkutat di dapur akhirnya Vivian selesai membuat sarapan untuk Luca dan Elvan serta makan siag untuk Grasia serta Elvan. Vivian yakin Elvan juga melewatkan makan siangnya hanya agar bisa dekat dengan Grasia. “Ini untuk Grasia dan ini untuk mu.” “Thanks mom,” bisik Elva

