Keesokkan paginya, Zoya terbangun dan terkejut ketika tubuhnya di peluk denhan tubuh besar milik Zeyn. Dia dengan pelan melepaskan tangan Zeyn dari tubuhnya dan turun dari ranjang. Di melihat wajah Zeyn yang masih tertidur. Tidak ada kegiatan apapun dari mereka semalam, hanya saja memang kesepakatannya mereka akan tidur bersama dalam satu ranjang. Zoya menghela nafas panjangnya, dia melihat sikap Zeyn kepadanya memang bukan seperti cinta biasa, namun sebuah obsesi, hanya saja dia merasa jika ada sesuatu yang aneh dan dia embunyikan oleh Zeyn kepadanya. "Aku masih belum percaya dengan kata-kata jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi melihat Zeyn aku merasa bukan hanya jatuh cinta pada pandangan pertama." Batin Zoya yang masih melihat wajah tampan Zeyn yang terlihat damai jika tertidu

