"Raka!" Zoya benar-benar senang ketika melihat sahabatnya lagi dan bahkan lega karena sahabatnya baik-baik saja. "Kau baik-baik saja?" Bukan Zoya yang bertanya, melainkan Raka sendiri karena dia di culik oleh Zeyn. "Kata-kata itu seharusnya aku yang menanyakannya." Omelnya. "Aku baik-baik saja, bahkan saat pulang aku di beri uang dan makanan oleh anak buah Zeyn." Ucap Raka jujur. "Jadi kau di suap olehnya dan kau mau begitu?" "Ck! Jelas saja awalnya aku tidak mau, aku khawatir denganmu, kau di bawa secara paksa, tapi di menjelaskan jika dia sangat mencintaimu dan akan menikahimu, dia akan membahagiakanmu, aku melihatnya juga sepertinya dia tulus. Jadi akhirnya aku menerimanya." "Dia tidak memukulimu kan? Apa dia baik padamu? Kau benar-benar menikah dengannya kemaren?" Tanya Raka yan

