PART 102

1076 Kata

Bibir tipis Kila perlahan tersenyum haru. "Aku kira, Ayah gak akan maafin aku." "Ayah pasti maafin kamu, Nak." sahut Yana. "Kamu harus tetap menjalani hidup seperti biasa. Jadi anak mama yang periang seperti dulu. Jika sudah waktunya, kita akan bersama selamanya di surga tanpa ada rasa sakit dan perpisahan. Ingat ya, sayang. Kamu tidak sendirian. Masih banyak orang yang menyayangi kamu dengan tulus," Kila menggeleng cepat. "Aku gak bisa hidup tanpa kalian. Aku bukan apa-apa tanpa kalian. Aku mohon, kalian kembali. Masih banyak cerita yang aku mau ceritakan ke kalian, Mama, Ayah. Gak ada orang yang sayang sama aku. Gak ada. Kalian tau? Naufal bahkan ud--" "Tujuan kami menemui kamu sekarang untuk memberi kamu semangat. Mama sama Ayahmu ini tidak bisa kembali. Dan juga, kami tau semuan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN