Ada perasaan curiga saat Abian mengatakan hal tadi, namun Dasha berusaha menampik kecurigaan itu. "Lo tau dari mana, Yang?" "Tadi kemarin gue ketemu dia. Dia bilang, beberapa hari gak berangkat dulu karena ikut perjalanan bisnis orang tuanya." tutur Bian. "Yah, kenapa dia nggak bilang ke gue? Padahal gue udah kasih nomornya." sahut Dania sedih. Tangan Dasha yang satunya terulur menepuk pundak Dania. "Sabar, Dan. Mungkin Kila lupa," "Jadi gimana? Kaki gue udah sakit, Yang. Ayo ke UKS. Buruan. Gue nggak tahan." melihat Bian mendadak manja, Dasha menjadi geli sendiri. Dania apalagi. "Iya, sayang. Iya." respons Dasha sambil melanjutkan langkahnya. "Berasa jadi nyamuk gue." merasa urusannya sudah selesai, Dania nyelonong pergi. Sebagai seorang jomblo, hatinya panas melihat keuwuan

