PART 99

1033 Kata

"Kepala gue pusing, Bi." keluh Kila sambil memegangi keningnya. "Tapi makanan lo belum habis," "Gak. Perut gw mual," "Ya udah. Lo tidur aja dulu." titah Abian. Kila menggeleng. "Gue mau pulang ke rumah. Gue mau ketemu orang tua gue," Lagi, Abian merasa miris. Kila terus menganggap orang tuanya masih ada padahal jelas-jelas sudah tiada dan dikubur. "Bentar. Gue ke toilet dulu." Abian beranjak. Kila diam saja. Ia tidak punya tenaga untuk menjawab. Tubuhnya begitu lemas. Ketika Abian sudah keluar ruangan, ia begitu terkejut melihat Sherren dan Glen masih ada di sana, setia menunggu. Tapi ia bersyukur, ini seperti keinginannya. "Gimana, Bian?" Sherren bertanya. "Kila demam, Tan. Katanya dia mau pulang, gak mau di sini lagi." tutur Abian. "Bagus dong. Tante dan Om akhirnya bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN