Elly meraih ponselnya yang berdering. Dia baru saja selesai menyiapkan makan malam dan sedang menunggu Barry. Suaminya dalam perjalanan pulang dan sudah memberi kabar akan makan di rumah. Sudah lama sekali mereka berdua tidak makan malam bersama di rumah. Lebih sering makan di luar karena kesibukan keduanya sangat tinggi. Elly tersenyum melihat nama yang tertera dalam panggilan ponsel. Merlin. Akhirnya setelah sepekan menunggu-nunggu, adiknya mengabari juga. “Halo? Akhirnya kau menelpon juga,” goda Elly. “Kau sudah pandai memakai ponsel rupanya. Apa kau sudah bermain game di dalamnya?” “Halo, Kak. Aku masih canggung memakainya.” Elly tersenyum. “Syukurlah. Bisa buat hiburan kamu kalau sedang bete. Kau pun bisa menelponku kapan saja. Aku memang tidak akan langsung datang seperti Superma

