40. Mayat Nomor Tujuh

1196 Kata

Dean Parker mengernyit kening hingga alis matanya nyaris beradu. Bila ucapan komandan benar, maka sudah pasti kertas di tangannya–yang menjelaskan hasil otopsi para korban mobil tahanan juga benar. Tidak ada manipulasi di data korban, alias semua yang ditulis sesuai dengan hasil otopsi. “Yang seharusnya ada di nomor tujuh adalah Cung Karima?” tanya Dean Parker sembari menyerahkan kertas di tangannya pada Kepala Ruang Mayat Rumah Sakit. Kepala Ruang Mayat, seorang lelaki berhidung mancung dengan wajah tirus mengangguk tanpa ragu. “Semua orang ingin dia yang ada di nomor tujuh. Seluruh negeri ini,” ucapnya datar dan dingin. “Kecuali anak dan istrinya.” Dean menambahkan yang disambut dengan anggukan persetujuan. Anak dan istri Cung Karima, koruptor yang divonis hukuman mati karena tidak ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN