Chapter 54

1469 Kata

Menikmatimu. Bukan hanya sekedar nafsu yang mengalir alami Adam Hawa. Melainkan cinta yang membungkus di setiap keinginan kamu aku. *** Kayonna mengedarkan padangan pada sekitar. Ia merasa mimpinya sedang berulang. Ini bukan yang pertama kalinya ia berdiri bingung di tengah padang sabana dengan hanya menyisakan satu bangunan berwarna cokelat tua. Angin pun berembus sama seperti sebelumnya. Kayonna mengedarkan pandangan. Mencoba mencari sosok gadis kecil yang sebelumnya belari gesit melewati tubuhnya. Tapi tak kunjung juga muncul gadis kecil itu. Ia kemudian menyipitkan mata untuk melihat bangunan cokelat yang tak lain adalah gudang yang terbakar, tetapi di sini, gudang itu kembali utuh. Ia melihat sesosok anak lelaki kecil yang melambai ke arahnya. "Emil...!" gumam Kayonna. Segera Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN