Doa yang tulus akan bisa menembus langit paling ujung dan sampai pada NYA dengan tepat. Bersabarlah atas segala kesusahanmu. *** Ilham terus berdebar-debar. Dirinya terus berhara-harap dalam kecemasan. Waktu terasa bergulir sangat lambat, walau sebenarnya memang selalu terasa lambat bagi Ilham. Hanya saja kali ini berbeda. Sejak mendengar bunyi bel rumah, sebuah harapan terbit. Ia dengan sengaja tak membuka mata dan menahan senyum. Hatinya yang terus berkomat-kamit membaca doa, memanjatkan harapan sampai ke langit. Semoga satpam perumahan. Semoga.... Semoga orang-orang rumah sakit. Ya, Tuhan, siapa pun itu semoga orang itu tahu kalau keadaan saya tidak baik-baik saja. Tak henti permohonan dirapalkan dalam hati Ilham. Ia tak berharap banyak istrinya mencari tahu tentang dirinya. Bahkan

