35 | Berhenti Berharap

3759 Kata

"What?!" Evan menutup mulutnya rapat agar tak berteriak. "Serius lo, Dan? Jangan bercanda dong, ah. Gue udah mau kesenengan nih dengernya." "Apa ane keliatan kayak lagi bercanda?" tanya Zidan yang membuat mulut Evan langsung bungkam karena seriusnya tatapan Zidan. "Nggak. Oke, sorry," ucap Evan. "Syauqi," sang empunya nama mengangkat kepalanya perlahan saat mendengar suara Zidan memanggil namanya. "Ente masih inget pesen Om Heri sama lo di rumah sakit?" Syauqi langsung mengerutkan matanya menatap Zidan. Jadi Zidan mendengar semuanya? "Seberapa jauh lo denger ucapan Papa?" "Maaf, tapi semua. Ane denger semuanya. Ane juga tau kalau saat itu ente pura-pura tidur." Syauqi berdecak dan membuang pandangannya ke luar jendela. Mendadak Syauqi kesal dengan Zidan karena bisa-bisanya berpura-p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN