Pertandingan antar mantan yang dilaksanakan di lapangan sekolah ini memberikan antusias yang luar biasa dari adik kelas Galih dan Nafla. Mereka berdua sudah berdiri di tengah lapangan. Di sekeliling mereka duduk adik-adik kelas yang menonton dengan semangat. Saat ini Galih dan Nafla saling bertatapan seolah ingin saling menerkam. Karena akan tanding, ada tatapan permusuhan diantara mereka berdua. Coba kalau lagi tidak tanding, ada tatapan penuh anu. "Elo mau ngalah, gak?" tanya Galih mengejek. "Elo yang bakal gue kalahin, LAGI!" Di tengah perdebatan agak sengit itu, ada satu adik kelas mereka yang berdiri kemudian berteriak. "Baiklah, gue di sini sebagai reporter pertandingan antar mantan. Kakak kelas kita tercinta yang semoga saja cepat balikan." Terdengar suara adik kelas mereka lai

