"Pagi, Nafla Aqiu!" Galih menyapa Nafla yang duduk menunggunya di kursi teras dengan wajah kusut dan bertopang dagu. "Iye tahu ini pagi. Siapa juga yang bilang ini malem? Oh maksud elo, gue gak bisa bedain mana pagi mana malem?!" Galih mendelik. Nafla kenapa? "Lagi ngapain lo?" tanya Galih basa-basi. "Lagi ngemilin makanan kucing!" Nafla mendengus kesal. "Lagi nungguin elo lah, Sapri! Lama banget sih lo!" "Tadi isi bensin dulu. Mau berangkat sekarang?" "Nanti aja tunggu Upin sama Ipin foto prewedding!" Galih terkekeh mendengar ucapan Nafla. Ia lantas mengacak pelan puncak kepala cewek di hadapannya itu. "b**o, berantakan kan jadinya!" omel Nafla seraya merapikan rambutnya. "Ngomel mulu, udah ayo berangkat." Galih menarik tangan Nafla. Mereka berdua berjalan menuju mobil kodok Galih

