Abi Dan Umi

2453 Kata

Abi Dan Umi *Ambar* Aku hanya mengamati tingkah suamiku dengan geli. Dia sedang merajuk, ya ampun. Gemesin pokoknya. “Ckckck. Ada umi, Akbar. Inayah nanti sore juga ke sini. Kamu gak usah lebay, ih. Lagian ada abi juga nantinya. Abi udah lagi perjalanan ke sini. Kamu tenang aja. Udah sana berangkat,” hibur Umi. Tapi sepertinya sang putra masih belum mau dibujuk. “Tapi Umi, Akbar gak tenang di sana. Lagian kenapa harus Akbar sih! Dosen lain kan banyak? Ada Rafi yang masih single juga.” “Lah, sejak kapan kamu jadi ngambekan kayak gini? Mana Akbar yang biasanya penuh dedikasi.” “Sejak nikah, Umi,” celetuk Rafi. Rafi pun terlihat jengah melihat aksi masnya yang ngambek gak mau mendampingi mahasiswanya ikutan lomba di Jogja. “Jogja deket Mas, lagian cuma sehari doang.” “Ck. Kamu tuh ya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN