Ketujuh anggota tim khusus kini telah sampai di markas utama yang di pimpin kolonel agus. Mereka adalah yanto, andri, ratna, merlin, joseph, pandu dan arsha. Masing masing dari mereka memiliki kemampuan di atas rata rata. Contohnya saja merlin, seorang wanita yang sangat ahli dalam merakit bom. Memiliki tubuh mungil tidak menghalangi passionnya dalam meracik berbagai bahan peledak. Belum lagi dengan para anggota tim khusus lain yang tidak kalah hebat. Ketujuh orang di tambah dengan sang pimpinan yaitu kolonel agus kini duduk melingkari sebuah meja panjang di tenda utama. Sebelumnya mereka telah memperkenalkan diri masing masing. Walau ada beberapa yang telah saling mengenal sebelumnya. "Hei ikan marlin, bertahun tahun tidak bertemu ku pikir tubuhmu akan berkembang". Ejek salah seorang

