Chapter 31 - Melarikan Diri

1785 Kata

Brak... Fattah tergesa-gesa membuka pintu rumahnya tanpa memperdulikan ada elvan yang terkejut dengan kedatangan dirinya secara mendadak. “uyut”. Hanya itu yang terucap dari mulut elvan. pria itu langsung menghamburkan dirinya dan memeluk erat tubuh uyutnya. “tenanglah. Pasti ada cara untuk menyelamatkan ayahmu”. fattah mengusap sayang punggung cicitnya dan berusaha membuat elvan lebih tenang. “bagaimana hal ini bisa terjadi. Kalau tahu akan begini aku tidak akan membiarkan ayah pergi kesana”. Kini elvan telah melepaskan pelukannya namun tatapan matanya masih mengarah ke bawah. Sekilas di dalam hatinya, fattah sempat berpikir hal yang sama. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Semua sudah terlambat. Kini mereka hanya bisa berdoa semoga salah satu anggota keluarga mereka bisa pulang dalam ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN