28

1080 Kata

Perlahan Frans membuka matanya dan sedetik kemudian senyum mengembang di wajahnya. Setelah melihat sosok yang dirindukannya sedang duduk di sebelahnya dengan setengah kakinya terendam air danau. Frans mencoba mengalihkan pandangan matanya dan menemukan sebuah danau yang cukup besar di hadapannya. "Indah bukan?" tanya gadis itu. "Apakah ini surga?" Bukannya menjawab Frans sebaliknya memilih untuk bertanya. Gadis itu tertawa, "Bukan." "Kalau begitu di mana aku?" Alih-alih menjawab, gadis itu menatap lurus pemandangan di hadapannya. "Mungkin ini adalah tempat peristirahatan sebelum kau tiba di surga. Tapi sayangnya belum waktunya kamu berada di sini," katanya diiring senyum lembutnya. "Bagaimana jika aku menolak dan ingin tetap di sini?" Pandangan mata Frans menerawang. "Aku ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN