SEMBILAN BELAS

2569 Kata

Bia berjalan seorang diri di tengah gelap nya malam, semilir angin berhembus menyentuh permukaan kulit nya. Seperti biasa, gadis itu hanya menenteng jaket nya, tanpa memakai nya. Pandangan Bia lurus ke depan, bayangan wajah seseorang yang tidak sengaja di lihat nya tadi terus berputar di benak nya. Rasa nya sudah begitu lama dia tidak melihat wajah tersebut. Terakhir kali saat dia berumur 6 tahun, setelah itu dia tidak pernah lagi bertemu langsung dengan orang itu. Tidak ada yang berubah, rahang tegas, tubuh yang kekar dan wajah yang dingin serta penuh dengan wibawa. Bia menghela nafas nya sejenak, dia berniat menyebrang jalanan yang tidak terlalu ramai itu. Saat mata nya bersitatap dengan mata seseorang yang berdiri di sebarang jalan lain nya. Bia menyipitkan mata nya, seakan memastika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN